Mengenal 7 Ciri Penyakit Polip Hidung

Penyakit polip hidung adalah penyakit yang mirip seperti pilek namun berlangsung lama. Penyakit ini juga mengakibatkan munculnya gangguan pada indera pengecap atau penciuman, nyeri, dan kepala terasa berat. 

Polip hidung berbentuk benjolan lunak yang tumbuh pada jaringan mukosa hidung dan tumbuh menggantung berbentuk mirip seperti anggur. Penyakit ini terjadi ketika selaput membran mukosa hidung dari saluran pernapasan dan sinus mengalami peradangan. Keberadaan polip hidung adalah kondisi gangguan kesehatan tidak bisa karena dapat mengganggu pernapasan.

Penyebab Penyakit Polip Hidung

Polip hidung bisa menyerang semua umur. Namun, kebanyakan penderitanya adalah orang dewasa dengan rentan usia di atas 40 tahun ke atas. Selain itu, polip hidung juga lebih sering terjadi pada pria.

Penyebab polip hidung hingga saat ini tidak dapat terlihat secara jelas. Namun, ada beberapa penyakit yang bisa memicu munculnya polip hidung, seperti:

  • Alergi,
  • Asma,
  • Fibrosis kistik,
  • Sinusitis kronis,
  • Kelainan pada pembuluh darah hidung,
  • Sindrom Churg-Strauss,
  • Alergi terhadap obat tertentu

Selain karena penyakit-penyakit tersebut, faktor keturunan juga berkontribusi terhadap munculnya penyakit polip hidung. Selain itu, penyebab polip hidung adalah munculnya jaringan mukosa yang menyebabkan hidung lebih sensitif saat mengalami peradangan, sehingga polip menjadi lebih mudah muncul.

Ciri-ciri penyakit polip hidung

Pada awal munculnya polip hidung biasanya masih berukuran kecil tidak menimbulkan gejala. Gejala umumnya baru terasa ketika ukuran polip telah membesar.

Meskipun demikian, ada beberapa penyebab yang bisa menjadi tanda atau ciri-ciri polip hidung, yaitu:

  1. Hidung tersumbat

    Hidung tersumbat adalah gejala polip hidung paling umum terjadi. Polip yang tumbuh bisa menghalangi saluran udara sehingga menimbulkan gangguan saat pernapasan.

  2. Hidung berair dan produksi lendir berlebihan
    Pada kondisi normal, umumnya hidung akan memproduksi sekitar 1 liter lendir setiap hari. Lendir ini berfungsi untuk melembabkan saluran pernapasan serta menahan benda asing, seperti, bakteri, ataupun virus masuk ke dalam hidung.
    Normalnya, keberadaan lendir dalam hidung tidak terasa pada penderita polip karena akan bercampur dengan air liur dan tertelan. Adanya polip dalam hidung membuat produksi lendir meningkat dan menjadi lebih kental. Hal inilah yang menyebabkan hidung berair, dan apabila lendir tertelan bersama air liur, tenggorokan terasa seperti berlendir.

  3. Bersin berlebihan
    Ciri-ciri polip hidung adalah bersin-bersin berlebihan. Bersin-bersin terjadi akibat adanya peradangan pada lapisan hidung.

  4. Kemampuan indera penciuman menurun
    Menurunnya kemampuan indera penciuman pada penderita polip hidung akibat polip yang menyumbat rongga hidung, sehingga saraf sensorik pada bagian dalam hidung kesulitan menerima rangsangan dari udara yang terhirup.

  5. Indera perasa berkurang ketajamannya
    Indera perasa berkaitan dengan indera penciuman. Jika ketajaman indra penciuman berkurang, maka ketajaman indera perasa juga akan menurun.

  6. Mendengkur
    Penderita polip hidung yang tumbuh akan mengalami gangguan pada aliran udara dalam saluran napas. Hal ini menyebabkan langit-langit lunak pada mulut dan anak tekak bergetar sehingga memunculkan dengkuran terutama saat tidur. Semakin sempit saluran napas maka semakin nyaring dengkuran yang keluar.

  7. Sakit kepala atau wajah
    Ciri-ciri lain dari munculnya polip hidung adalah penderita mengalami nyeri pada sekitar area wajah yang bisa disertai dengan sakit kepala. Kondisi ini bisa terjadi saat polip menyumbat rongga sinus sehingga menyebabkan infeksi atau peradangan pada area sinus.

Beberapa gejala polip hidung sekilas mirip dengan gejala flu. Bedanya adalah flu bisa sembuh dalam beberapa hari, sedangkan polip hidung cenderung bertahan dalam waktu lama dan tidak bisa membaik jika tidak mendapat penanganan yang tepat.
Sebaiknya kamu berobat ke dokter jika mengalami gejala atau merasakan ciri-ciri polip hidung. Hal ini agar dokter bisa melakukan pemeriksaan dan memberikan resep obat yang sesuai kebutuhan serta efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now