Waspadai, 3 Jenis Sakit Kepala Ini Paling Sering Terjadi!

Tahukah kamu, sakit kepala memiliki beberapa jenis tapi ada 3 jenis yang paling sering terjadi. Sakit kepala merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan setiap orang setidaknya pernah mengalaminya satu kali dalam seumur hidupnya.

Rasa sakit dapat terjadi pada bagian kepala manapun, termasuk bagian belakang hingga menjalar ke leher. Biasanya, kondisi ini bisa muncul dan berlangsung cukup lama, mulai dari selama beberapa jam hingga berhari-hari.

Ada jenis sakit kepala apa saja yang sering terjadi?

Kondisi ini memiliki beberapa jenis dan penyebabnya beragam, seperti kelelahan, meningkatnya tekanan darah, gangguan pada otak dan sistem saraf pusat.

Berikut beberapa jenis sakit kepala yang paling sering terjadi.

Migrain

Jenis sakit kepala ini ditandai dengan kepala yang berdenyut dan muncul hanya pada satu sisi kepala. Munculnya bisa berlangsung selama beberapa jam hingga berhari-hari. Selain alami rasa sakit, penderita juga mungkin mengalami gejala lainnya, seperti mual, muntah, dan lebih sensitif terhadap suara yang keras dan/ atau cahaya.

Penyebab pastinya hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan pemicu migrain, antara lain alami stres, kelelahan, kualitas tidur yang buruk. Selain itu, kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol berlebihan.

Sakit kepala cluster

Jenis kondisi ini sama dengan migrain yang bisa juga terasa hanya pada satu sisi kepala saja. Bedanya, serangan rasa nyerinya bisa terjadi secara tiba-tiba dan cenderung bisa dirasakan pada bagian belakang mata atau area sekitar mata.

Serangan sakit kepala cluster bisa  berlangsung sekitar 15 menit hingga 3 jam. Penderita biasanya akan sering terbangun ketika sedang tidur dan serangan nyerinya sangat tidak tertahankan. Tidak hanya itu saja, penderita mengalami beberapa keluhan lainnya, seperti  mata merah, mata bengkak, dan berair.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko pemicu kondisi ini, antara lain usia, kebiasaan merokok, kebiasaan minum alkohol dan ada riwayat keluarga yang mengalaminya.

Sakit kepala tegang

Penderita biasanya akan merasakan nyeri pada kedua sisi kepala, belakang mata, dan terkadang juga leher. Menurut penderita, serangan rasa nyerinya seperti kepala yang terlilit dengan tali kencang.

Pemicu dari serangan ini adalah stres yang berlebihan. Serangan bisa berlangsung selama 30 menit hingga berhari-hari. Meski cukup mengganggu, penderita masih bisa menjalani aktivitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now