Sakit Kepala Vertigo dan Sakit Kepala Biasa, Ini Bedanya

Sakit kepala vertigo  tak hanya membuat penderitanya mengalami pusing, tapi juga beragam kondisi lain yang tidak nyaman dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Vertigo bisa menyerang hanya dalam hitungan menit atau jam. Hal yang perlu diperhatikan, bila tingkat keparahan sudah termasuk berat, penyakit ini bahkan bisa membuat penderitanya terjatuh. Tapi tahukah kamu jika sakit kepala vertigo dengan sakit kepala biasa bisa berbeda?

Gejala Sakit Kepala Vertigo dan Sakit Kepala Biasa Berbeda

Gejala yang paling sering pada penderita sakit kepala vertigo adalah rasa pusing seperti berputar-putar. Penderitanya akan merasakan benda sekitarnya seperti berjalan memutar dantelinga berdengung. Kondisi ini akan membuat penderitanya merasa mual dan ingin muntah. Jika terus berlanjut, biasanya penderitanya akan terjatuh karena tidak kuat berdiri. Bahkan meskipun sedang berbaring dan menutup mata,  tetap merasa tubuhnya berputar  dan rasa berdebar hingga  pingsan. Selain itu, gejala lainnya, bisa berupa:
  • Sulit fokus mata.
  • Kehilangan pendengaran pada  satu telinga.
  • Kehilangan keseimbangan
  • Sulit menelan.
  • Kelumpuhan wajah.
  • Kelemahan pada anggota tubuh
Sedangkan sakit kepala biasa, gejalanya bisa berupa rasa sakit atau nyeri kepala. Gejala muncul secara bertahap atau mendadak pada  salah satu sisi atau seluruh bagian kepala. Selain itu muncul terasa berdenyut, atau seperti terlilit kencang oleh tali.

Gangguan Telinga

Berdasarkan National Institutes of Health, penyebab sakit kepala vertigo terbagi menjadi dua, yaitu perifer dan sentral. Pada banyak kasus, oleh jenis perifer, yaitu gangguan pada telinga bagian dalam yang mengontrol keseimbangan tubuh. Sementara itu, jenis  sentral karena gangguan pada otak atau sistem saraf pusat. Beberapa pemicu jenis  perifer adalah iritasi dan pembengkakan pada telinga bagian dalam dan penyakit Meniere. Sedangkan jenis  sentral bisa  oleh penyakit pembuluh darah, stroke, tumor, hingga multiple sclerosis. Sementara itu, penyebab sakit kepala biasa beda lagi.  Biasanya diicu perilaku sehari-hari, seperti telat makan atau kurang tidur. Selain itu, jenis ini  juga bisa karena  beberapa penyakit, seperti sakit gigi, migrain, hipertensi, hingga tumor otak. Bagi kamu yang mengalami penyakit ini namun tak kunjung membaik atau bahkan mengganggu aktivitas, segeralah  konsultasikan dengan dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now