nyeri wajah satu sisi

Nyeri Wajah Satu Sisi, Kenali Beragam Penyebabnya

Nyeri wajah satu sisi penyebabnya cukup beragam mengingat terdapat banyak komponen pada wajah yang berpotensi mengalami kerusakan, cedera.

Nyeri wajah satu sisi yang terasa berat dan menyakitkan memerlukan diagnosis yang tepat agar mendapatkan penanganan yang efektif. Jenis nyeri wajah pun juga cukup banyak.

Penyebabnya mencakup kerusakan pada saraf (neurologis), infeksi, struktur anatomi, dan trauma (cedera).

Neurologis

1.Neuropatik yang mengacu pada terganggunya fungsi saraf. Contohnya adalah kerusakan saraf trigeminal (saraf otak kelima). Namun sebagian besar kasus, mekanisme pasti yang menyebabkan kerusakan saraf trigeminal belum diketahui dengan pasti.

2.Sentral yang berkaitan dengan gangguan pada sistem saraf pusat yang biasanya terjadi pasca-stroke atau penyakit lain, seperti multiple sclerosis. Sakit kepala dan migrain juga bisa menyebabkan nyeri wajah satu sisi.

Infeksi

1.Bakteri, dapat mengenai beberapa bagian dari kepala, misalnya infeksi pada gigi, sinus, dan secara tidak langsung juga dapat menyebabkan nyeri wajah satu sisi. Contohnya infeksi bakteri pada gigi dapat menyebabkan abses, bengkak dan rasa tidak nyaman pada wajah.

Bakteri juga dapat menginfeksi mata yang nyerinya bisa menjalar hingga ke wajah. Bakteri lain penyebab penyakit Lyme juga dapat memengaruhi saraf wajah.

2.Virus, ada beberapa virus tertentu yang dapat menginfeksi dan menyerang saraf wajah. Virus herpes zoster contohnya, dapat dormant (‘tidur’) pada saraf trigeminal dan bila sedang kambuh menimbulkan ruam lepuhan yang sangat nyeri pada wajah.

Selain itu, nyeri dapat kambuh setelah ruam mendapatkan obat dan menghilang, menimbulkan neuralgia pasca-herpes. Virus dan bakteri juga dapat menginfeksi bagian wajah yang sama, biasanya area sinus dan mata.

Masalah pada struktur

1.Muskuloskeletal (otot, tulang, sendi), menyebabkan nyeri dan gangguan fungsi (disfungsi) otot-otot dan struktur pendukungnya, yang bertugas mengendalikan gerakan mengunyah dan gerakan rahang sehingga menyebabkan nyeri luar biasa pada wajah satu sisi yang mudah sekali terpicu oleh gerakan umum, misalnya makan atau menguap.

2.Obstruksi atau kerusakan, yang dapat menekan saraf trigeminal sehingga mengakibatkan nyeri dan gangguan fungsi saraf. Contohnya, bila kelenjar liur membengkak bisa berpotensi menyebabkan wajah membengkak yang akhirnya menekan saraf trigeminal sehingga terjadi nyeri.

Cedera atau trauma

1.Iatrogenik, atau masalah akibat intervensi pengobatan medis atau komplikasi.

2.Cedera lain, yang bisa berupa cedera langsung dapat menyebabkan patah tulang atau memar sehingga timbul nyeri wajah satu sisi.

Penyebab Nyeri Wajah Satu Sisi

Nyeri wajah satu sisi ini bisa mengganggu aktivitas harian akibat nyerinya yang luar biasa.

Secara ringkas, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyeri wajah satu sisi, yaitu:

  • Sinus: sinusitis, trauma/cedera, kanker.
  • Hidung: infeksi saluran napas bagian atas, cedera atau benda asing pada hidung.
  • Telinga: infeksi atau otitis.
  • Mastoid: infeksi pada tulang mastoid.
  • Gigi: abses gigi.
  • Infeksi jaringan lunak setempat: selulitis, erysipelas.
  • Neurologis: trigeminal neuralgia, herpes zoster, post-herpetic neuralgia.
  • Kelenjar parotid: mumps (gondok), adanya abses, obstruksi kelenjar, batu atau tumor.
  • Mata: selulitis, glaukoma.
  • Masalah pada sendi temporomandibula.
  • Sakit kepala cluster, migrain, sakit kepala akibat minum obat-obatan secara berlebihan.
  • Arteritis temporal.
  • Tumor: nasofaring, mulut, atau batang otak.
  • Tulang: rahang atas, ahang bawah, kista.
  • Nyeri wajah idiopatik: memburuk dengan kelelahan atau stres, kadang berkaitan dengan depresi atau gangguan mood.

Pemeriksaan oleh Dokter

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik berdasarkan keluhan dan bila perlu dokter akan meminta Anda melakukan pemeriksaan radiologis, seperti MRI, rontgen, CT scan.

Titik lokasi nyeri

  • Dokter akan melihat nyeri terasa hanya pada satu sisi atau kedua sisi wajah dan apakah sesuai dengan distribusi saraf wajah atau kepala tertentu. Nyeri wajah satu sisi (unilateral) terjadi pada beberapa kasus, seperti trigeminal neuralgia, gigi berlubang, dan gangguan kelenjar liur (saliva). Bila nyeri terasa dua sisi (bilateral) dan unilateral bisa berupa infeksi sinus (sinusitis), masalah pada sendi termporomandibula, sakit kepala, dan giant cell arteritis.
  • Nyeri pada area telinga bisa berasal dari kulit, gigi, amandel, kerongkongan (faring), tenggorokan (laring) atau leher.
  • Nyeri pada rahang atas (maksila) bisa karena sinusitis, abses gigi, atau karsinoma (kanker).

Karakter nyeri

  • Nyeri terasa berkelanjutan atau hanya dalam waktu tertentu dan derajat keparahan nyeri.
  • Trigeminal neuralgia, nyeri wajah satu sisi yang khas dengan nyeri tajam yang timbul sebentar-sebentar (intermiten) dan timbul pada area yang sesuai dengan distribusi ketiga cabang saraf trigeminal.
  • Infeksi pada gigi, mastoid dan telinga, biasanya nyeri tumpul

Faktor pemicu

  • Makanan atau mengunyah: abses pada gigi, masalah pada kelenjar liur, masalah pada sendi temporomandibular (sendi rahang atas), atau nyeri pada rahang yang berhubungan dengan mengunyah yang merupakan gejala arteritis sel raksasa (gian cell arteritis).
  • Trigeminal neuralgia, beragam faktor dapat memicu nyeri wajah satu sisi ini, misalnya mengunyah makanan, berbicara, mencuci/membersihkan wajah, dan bahkan saat terkena anginsepoi-sepoi.

Gejala lain yang menyertainya

  • Kerusakan (obstruksi) saluran air mata akibat kanker nasofaring
  • Gangguan pendengaran yang bisa disebabkan oleh masalah pada telinga atau tulang yang mengelilingi telinga bagian tengah dan dalam (tulang mastoid).
  • Obstruksi hidung dan pilek akibat sinusitis maksila atau adanya kanker pada area wajah.
  • Kelemahan otot-otot proksimal dan nyeri akibat reumatika polimialgia (rematik yang menyebabkan nyeri otot) yang dikaitkan dengan arteritis temporal.
  • Terdapat benjolan (hilang timbul) sekitar rahang yang kemungkinan disebabkan obstruksi kelenjar liur.
  • Dampak nyeri terhadap pola tidur, nafsu makan dan kualitas hidup

Membutuhkan Penanganan yang Tepat

Nyeri wajah satu sisi memerlukan penanganan oleh dokter. Dokter akan menyusun penanganannya sesuai dengan hasil pemeriksaan.

  • Antikonvulsan, selain dapat membantu meredakan nyeri akibat masalah pada saraf, obat ini dapat membantu mengatasi kejang.
  • Dokter akan meresepkan obat ini bila nyeri wajah satu sisi penyebabnya adalah infeksi bakteri.
  • Tindakan bedah, untuk mengurangi atau meredakan nyeri terutama yang penyebabnya adalah saraf. Misalnya pada trigeminal neuralgia, kini sudah ada pilihan lain untuk meredakan nyerinya yaitu dengan teknologi radiofrekuensi ablasi tanpa rawat inap.

 

Referensi:

https://www.buoyhealth.com/learn/pain-one-side-face/#causes

https://www.ohsu.edu/brain-institute/understanding-facial-pain

https://patient.info/doctor/facial-pain

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now