Penyebab dan Penanganan Rahang Geser

Rahang geser dalam istilah medis adalah dislokasi rahang. Sendi rahang merupakan susunan tulang pada bagian mulut yang saling berkaitan, antara rahang bagian atas dan bagian bawah. Fungsi keterkaitan antar tulang tersebut adalah untuk membuka dan menutup bagian mulut dengan baik.  

Penyebab rahang geser 

Rahang geser bisa terjadi ketika posisi tulang rahang bawah bergeser dari kaitannya dengan tulang rahang atas. Pergeseran tulang rahang yang salah tersebut bisa kembali ke posisi semula. Namun penyembuhan rahang bergeser bisa menimbulkan rasa nyeri dan menyulitkan pasien saat melakukan aktivitas harian, seperti, tidur dan juga makan.

Penyebab rahang bergeser umumnya adalah akibat terjadinya trauma fisik pada bagian wajah. Misalnya, terjadinya pukulan atau tonjokan keras pada bagian wajah, cedera saat olahraga, kecelakaan, dan jatuh. Pada beberapa kasus, rahang bergeser juga bisa terjadi akibat, membuka mulut terlalu lebar, seperti saat tertawa atau menguap.

Banyak orang tidak sadar, jika tertawa dan menguap terlalu lebar dapat menjadi pemicu terjadinya rahang bergeser. Selain itu, aktivitas menggigit sesuatu yang berukuran besar, muntah, atau saat melakukan pemeriksaan gigi juga bisa menyebabkan terjadinya rahang bergeser. Sebaiknya kamu lebih berhati-hati ketika membuka mulut, terutama saat tertawa dan juga menguap.

Beberapa gejala rahang bergeser yang perlu kamu ketahui, seperti:

  • Rasa nyeri pada bagian rahang atau wajah, 
  • Kondisi rahang bawah tidak sejajar dengan rahang atas,
  • Rahang yang sulit bergerak,
  • Kesulitan menutup mulut, 
  • Kesulitan berbicara. 

Jika kamu merasa dan mengalami beberapa gejala tersebut, segera hubungi dokter ataupun tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Penanganan rahang geser

Jika kamu mengalami gejala rahang bergeser, jangan pernah mencoba mengembalikan susunan rahang sendiri. Hal ini karena dapat berbahaya dan justru memperparah kondisi. Sebaiknya kamu segera memeriksakan diri jika tidak yakin apakah gejala tersebut termasuk rahang bergeser atau bukan. 

Ketika kamu merasa nyeri saat menyentuh rahang, atau mengalami kesulitan membuka dan menutup mulut, segera datang ke dokter terdekat untuk memastikan diagnosis rahang bergeser yang terjadi. Berikutnya dokter akan melakukan pemeriksaan rontgen untuk melihat kondisi rahang. 

Setelah melakukan pemeriksaan rontgen untuk melihat kondisi rahang. Dokter akan melakukan tindakan untuk mengembalikan posisi rahang ke arah semula atau reduksi manual. Reduksi manual memiliki beberapa tahapan, seperti: 

  • Dokter akan menempatkan kedua ibu jari pasien ke bagian gigi geraham bawah, sebelah kiri dan juga kanan,
  • Lalu, keempat jari pasien ditempatkan pada rahang bagian luar.
  • Dokter akan menggenggam rahang pasien untuk menekan dan mendorong tulang rahang bawah pasien untuk mengembalikannya ke posisi semula.

Dokter akan membalut rahang dan kepala pasien menggunakan kain kasa setelah rahang pasien kembali normal. Tindakan ini bertujuan untuk menjaga rahang agar tidak kembali bergeser, selama masa penyembuhan. Pasien biasanya menggunakan balutan kasa selama beberapa hari saat proses penyembuhan. 

Selama proses penyembuhan rahang bergeser, dokter akan memberikan saran kepada pasien untuk tidak menguap atau membuka rahang terlalu besar. Tujuannya adalah agar bisa mempercepat proses penyembuhan dan tidak menimbulkan penyakit lain.  

Pasien dengan rahang bergeser yang cukup serius, maka tindakan operasi menjadi jalan satu-satunya untuk mengembalikan posisi rahang ke tempat semestinya. Operasi rahang bergeser bertujuan untuk mengurangi ukuran otot pada area sekitar rahang, agar sendi rahang mengencang dan mencegah terjadinya rahang bergeser pada waktu berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now